Berbagai Metode Minimal Invasif pengobatan kanker serviks

 Kanker Servik3

 Gejala Kanker Serviks Stadium 4

  1.   Terjadi pendarahan yang hebat saat tidak sedang mestruasi atau saat sebelum dan sesudah menopause
  2.   Ada rasa sakit pada tulang, otot, dan panggul bagian bawah
  3.   Muncul rasa sakit yang berlebihan saat buang air besar atau buang air kecil. Bahkan disertai dengan pendarahan
  4.   Mengalami gangguan nafsu makan, lelah, dan badan menjadi lemas
  5.   Mengalami penurunan berat badan dalam waktu yang cepat
  6.   Seluruh badan akan terasa sakit dan tidak nyaman
  7.   Pemeriksaan Kanker Serviks Stadium 4

  Untuk memeriksa gejala kanker serviks stadium 4 ini sebaiknya dilakukan dalam cara medis dan dilakukan oleh dokter ahli kanker dan penyakit dalam.Umumnya metode yang akan digunakan oleh dokter adalah dengan menggunakan metode Pap Smear. Metode Pap Smear tersebut akan melakukan tes terhadap tubuh anda apakah menderita virus HPV dalam angka yang cukup tinggi ataukah masih rendah. Jika tes menunjukkan angka yang cukup tinggi, maka kemungkinan dokter akan menyarankan anda untuk melakukan biopsi, pemeriksaan panggul, tes darah.

  Berbagai jenis pemeriksaan tersebut ditujukan untuk melihat penyebaran virus HPV yang terdapat di tubuh anda dan juga diperlukan untuk melihat metode pengobatan yang tepat.

  Komplikasi pada Kanker Serviks Stadium 4

  Seperti yang sudah sempat kami jelaskan, bahwa kanker serviks stadium 4 ini sangat rentan akan terjadi komplikasi dengan penyakit lainnya.Untuk mengetahui penyakit apakah yang bisa komplikasi dengan kanker serviks yang anda derita, anda dapat menyimaknya sebagai berikut.

  1.   Gagal Ginjal
  2.   Penggumpalan Darah
  3.   Pendarahan Hebat
  4.   Pengobatan Kanker Serviks Stadium 4

  Saat akan melakukan pengobatan kanker serviks, ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan, sebelum melakukan pengobatan. Seperti ukuran tumor, usia pasien yang menderita kanker serviks, tingkat stadium kanker serviks yang diderita, keadaan kesehatan penderita secara keseluruhan, dan faktor lain-lainnya.

  Tingkat keganasan kanker serviks sangat tinggi, pada umumnya, sebanyak 70% penderita kanker serviks yang didiagnosa sudah mengalami tahap stadium lanjut. Pengobatan serviks dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu seperti operasi pengangkatan, pengobatan kolaborsi medis barat dan timur, radioterapi, kemoterapi, dan jenis pengobatan lainnya. Berikut ini penjelasan mengenai pengobatan kanker serviks :

%e5%ae%ab%e9%a2%88%e7%99%8c

  1. Pengobatan dengan operasi pengangkatan

  Pengobatan dengan operasi pengobatan sangat cocok dilakukan oleh penderita kanker serviks stadium awal. Operasi pengangkaran rahim ini sangat dikenal dengan sebutan atau istilah hysterectomy (operasi pengangkatan rahim keseluruhan),

  yaitu dengan melakukan operasi pengangkatan rahim penderita, dari bagian rahim vagina penderita dan jaringan parametrium, lalu disaat yang bersamaan melakukan pembersihan bilaterial kelenjar getah bening pada bagian panggul.

  Dan, apabila pada bagian ovarium tidak terdapat perubahan patologis, maka dapat dipertimbangkan untuk tidak melakukan operasi pengangkatan. Hysterectomi terdiri dari 4 jenis tingkatan, yaitu sebagai berikut :

  •   Hysterectomi Parsial (subtotal), yaitu operasi pengangkatan yang hanya dilakukan pada bagian rahim penderita saja.
  •   Hysterctomi total, yaitu operasi pengangkatan yang dilakukan pada rahim dan mulut rahim. Pada jenis operasi ini, tidak melakukan pengangkatan pada bagian tuba falopi dan ovarium.
  •   Hysterectomi total dan salpingo ooforektomi bilateral, yaitu operasi pengangkatan pada rahim, serviks, tuba falopi, dan juga ovarium.
  •   Hystertomi radikal, yaitu operasi pengangkatan pada bagian rahim, kelenjar getah bening, serviks, bagian atas vagina, dan jaringan dalam panggul.

  2. Pengobatan kanker serviks dengan Radioterapi

  Radioterapi adalah salah satu pengobatan kanker serviks yang sering dijumpai. Pengobatan dengan radioterapi, sangat cocok dilakukan oleh penderita kanker serviks diberbagai stadium, baik pada penderita kanker serviks stadium awal maupun stadium lanjut.

  Radioterapi merupakan pengobatan kanker serviks dengan menggunakan alat radiasi pengion, yang diberikan kepada penderita kanker dengan mematikan sel-sel kanker sesuai dengan dosis tumor yang diderita.

  Akan tetapi, radioterapi dapat menyebabkan kompilasi tertentu, yang paling utama adalah dapat menyebabkan terjadinya radioaktif rektum dan infeksi pada kandung kemih. Sehingg membutuhkan pengobatan yang aktif dan juga istirahat, untuk dapat memulihkan keadaan secara perlahan-lahan.

3

  3. Metode Minimal Invasif yaitu Pengobatan Partikel 125I

  Yaitu salah satu pengobatan kanker serviks yang efektif. Kanker serviks sangat peka terhadap sinar yang dipancarkan dari radioaktif. Sehingga hasil pengobatan kanker serviks pada stadium awal maupun stadium lanjut, memiliki hasil yang baik.Pengobatan radiopartikel dilakukan dengan cara menanamkan radiopartikel ke dalam tumor melalui di bawah panduan CT scan dan USG. Di dalam tumor, partikel-partikel tersebut akan terus memancarkan sinar dari radioaktif, sehingga dapat mengobati tumor dan memotong jalur penyebaran tumor.

Pada saat yang bersamaan dengan pengobatan kanker serviks, anda dapat menerapkan metode kombinasi pengobatan barat dan timur. di St.Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou terdapat berbagai pilihan pengobatan dalam melawan kanker serviks mengkombinasikan perpaduan menggunakan obat-obatan tradisional China melakukan penelitian yang sistematis, penggabungan obat tradisional China dan Metode Minimal Invasif secara Medis dengan teknologi yang lebih maju, mencapai hasil yang memuaskan dalam pengobatan banyak pasien kanker serviks.

  Berbagai Metode Minimal Invasif  pengobatan kanker serviks yang cukup banyak,yaitu;Terapi Intervensi,Cryosurgery,Photodinamic, dan Immunoterapi untuk meningkatkan kekebalan tubuh selain membunuh sel kanker.

  sebaiknya tidak menyerah terlebih dahulu sebelum melakukan dan memilih pengobatan kanker serviks yang tepat dan sesuai dengan diri sendiri, dan asalkan dapat bekerja sama dengan dokter, maka pengobatan akan berjalan dengan efektif juga perkembangan dari pengobatan kanker serviks dapat terkontrol.