Archive | Desember 2017

Perbandingan Pengobatan Metode Minimal Invasif Tanpa Bedah Dengan Bedah

Kanker Servik13

1. Pengobatan dengan operasi pengangkatan

  Pengobatan dengan operasi pengobatan sangat cocok dilakukan oleh penderita kanker serviks stadium awal. Operasi pengangkaran rahim ini sangat dikenal dengan sebutan atau istilah hysterectomy (operasi pengangkatan rahim keseluruhan),

  yaitu dengan melakukan operasi pengangkatan rahim penderita, dari bagian rahim vagina penderita dan jaringan parametrium, lalu disaat yang bersamaan melakukan pembersihan bilaterial kelenjar getah bening pada bagian panggul.

  Dan, apabila pada bagian ovarium tidak terdapat perubahan patologis, maka dapat dipertimbangkan untuk tidak melakukan operasi pengangkatan. Hysterectomi terdiri dari 4 jenis tingkatan, yaitu sebagai berikut :

  •   Hysterectomi Parsial (subtotal), yaitu operasi pengangkatan yang hanya dilakukan pada bagian rahim penderita saja.
  •   Hysterctomi total, yaitu operasi pengangkatan yang dilakukan pada rahim dan mulut rahim. Pada jenis operasi ini, tidak melakukan pengangkatan pada bagian tuba falopi dan ovarium.
  •   Hysterectomi total dan salpingo ooforektomi bilateral, yaitu operasi pengangkatan pada rahim, serviks, tuba falopi, dan juga ovarium.
  •   Hystertomi radikal, yaitu operasi pengangkatan pada bagian rahim, kelenjar getah bening, serviks, bagian atas vagina, dan jaringan dalam panggul.

  2. Pengobatan kanker serviks dengan Radioterapi

  Radioterapi adalah salah satu pengobatan kanker serviks yang sering dijumpai. Pengobatan dengan radioterapi, sangat cocok dilakukan oleh penderita kanker serviks diberbagai stadium, baik pada penderita kanker serviks stadium awal maupun stadium lanjut.

  Radioterapi merupakan pengobatan kanker serviks dengan menggunakan alat radiasi pengion, yang diberikan kepada penderita kanker dengan mematikan sel-sel kanker sesuai dengan dosis tumor yang diderita.

  Akan tetapi, radioterapi dapat menyebabkan kompilasi tertentu, yang paling utama adalah dapat menyebabkan terjadinya radioaktif rektum dan infeksi pada kandung kemih. Sehingg membutuhkan pengobatan yang aktif dan juga istirahat, untuk dapat memulihkan keadaan secara perlahan-lahan.

Kanker Servik6

Dibandingkan dengan keistimewaan pengobatan Metode Minimal Invasif yaitu Pengobatan Partikel 125I

  Yaitu salah satu pengobatan kanker serviks yang efektif. Kanker serviks sangat peka terhadap sinar yang dipancarkan dari radioaktif. Sehingga hasil pengobatan kanker serviks pada stadium awal maupun stadium lanjut, memiliki hasil yang baik.Pengobatan radiopartikel dilakukan dengan cara menanamkan radiopartikel ke dalam tumor melalui di bawah panduan CT scan dan USG. Di dalam tumor, partikel-partikel tersebut akan terus memancarkan sinar dari radioaktif, sehingga dapat mengobati tumor dan memotong jalur penyebaran tumor.

3

Pada saat yang bersamaan dengan pengobatan kanker serviks, anda dapat menerapkan metode kombinasi pengobatan barat dan timur. di St.Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou terdapat berbagai pilihan pengobatan dalam melawan kanker serviks mengkombinasikan perpaduan menggunakan obat-obatan tradisional China melakukan penelitian yang sistematis, penggabungan obat tradisional China dan Metode Minimal Invasif secara Medis dengan teknologi yang lebih maju, mencapai hasil yang memuaskan dalam pengobatan banyak pasien kanker serviks.

  Berbagai Metode Minimal Invasif  pengobatan kanker serviks yang cukup banyak,yaitu;Terapi Intervensi,Cryosurgery,Photodinamic, dan Immunoterapi untuk meningkatkan kekebalan tubuh selain membunuh sel kanker.

  sebaiknya tidak menyerah terlebih dahulu sebelum melakukan dan memilih pengobatan kanker serviks yang tepat dan sesuai dengan diri sendiri, dan asalkan dapat bekerja sama dengan dokter, maka pengobatan akan berjalan dengan efektif juga perkembangan dari pengobatan kanker serviks dapat terkontrol.

This entry was posted on 11/12/2017, in 未分类.

Faktor Resiko Kanker Serviks

中西医治疗

  Ada beberapa faktor resiko dari kanker serviks yang memungkinkan terkena penyakit kanker serviks. Kebanyakan wanita tidak menyadari faktor resiko apa saja yang berdampak pada kanker serviks, meski begitu faktor-fakor tersebut sangat beresiko tinggi. Umumnya faktor resiko yang terjadi karena berganti-ganti pasangan pada saat berhubungan intim, menikah pada saat usia kurang dari 20 tahun dan adanya infeksi menular. Beberapa jenis virus HPV khususnya HPV 16 dan 18 telah ditemukan lebih datri 99% pada kanker serviks menjadi faktor resiko yang paling tinggi,diantaranya;

  1. Faktor Usia,Resiko faktor kanker serviks sangat berhubungan dengan usia, hal ini kebanyakan wanita yang telah berusia lebih dari 40 tahun. Akan tetapi memungkinkan untuk wanita yang lebih muda juga mengalaminya, yaitu usia 35 yahun hingga 40 tahun.

  2. Virus HPV,Terdapat kurang lebih 20 jenis virus HPV yang bisa menyebabkan kanker serviks, diantaranya HVP dengan tipe 26, 53, 66, 67, 68, 70, dan 82 telah diberitahukan menjadi penyebab kanker serviks sedangkan yang lainnya beresiko rendah. Infeksi terhadap virus HPV akan berkembang menjadi kanker serviks pada beberapa kasus. Sekitar 12% wanita tanpa kelainan serviks terinfeksi HPV yang beresiko tinggi, perkiraan yang tinggi kebanyakan wanita muda. Dan kurang dari 10% infeksi HPV persisten berkembang menjadi karsinoma jika tidak diobati maka akan berdampak kepada kanker serviks. Resiko kanker serviks tidak terlihat dengan infeksi HPV yang rendah .

  3. Kurangnya Sistem Kekebalan Tubuh, Wanita yang terinfeksi HIV akibat penyakit AIDS dan wanita yang sering mengkonsumsi obat-obatan untuk menekan sistem imun pada tubuh akan lebih memiliki resiko yang menyebabkan kanker serviks. Para ahli menyarankan untuk melakukan screening secara teratur untuk mencegah kanker serviks timbul lebih awal.

  4. Paparan HPV, Wanita yang melakukan hubungan seksual yang berusia 14 tahun atau lebih muda di bandingkan dengan mereka yang melakukan hubungan seksual pada saat berusia 25 tahun atau lebih tua memiliki resiko yang lebih tinggi.

  5. Terinfeksi Penyakit Seksual, Penyakit seksual lain yang dimaksud adalah penyakit seperti herpes simpleks, kutil kelamin, sifilis, gonore, HIV Aids, dan virus HPV. Berhubungan seksual lebih dari satu pasangan akan memungkinkan penularan penyakit seksual akan terjadi.

  6. Faktor reproduksi dan hormon, penggunaan alat kontrasepsi oral juga bisa menyebabkan kanker serviks.

  7. Merokok, resiko terkena kanker seviks mungkin akan lebih tinggi pada seorang perokok karena lebih memungkinkan terinfeksi virus HPV karena rokok dapat mengembangkan sel-sel kanker pada virus HPV.

  8. Riwayat Kanker sebelumnya,kanker serviks akan berkembang kurang dari 1% pada wanita yang memiliki karsinoma insitu. Resiko kanker serviks akan lebih tinggi pada wanita yang mengidap kanker kulit vagina dan vulva, kanker ginjal, dan kanker saluran kemih.

  9. Kondisi Medis dan Perawatan tertentu, Diethilstilboestrol (DES) merupakan hormon sintetik estrogen yang di berikan pada wanita untuk mencegah keguguran. Jika seorang wanita mengambil DES pada saat hamil, kemungkinan leher rahim tidak akan kompeten.

  10. Sistem kekebalan pada tubuh, Displasia serviks beresiko lebih tinggi pada wanita dengan penyakit autoimun lupus eritematosus sistemik atau theumatoid arthritis. Penggunaan obat penekanan untuk kekebalan dalam kondisi ini dapat berupa berubah menjadi virus HPV.

  Terlepas dari faktor resiko, skrining kanker serviks dapat mencegah sebesar 75% kasus kanker pada wanita yang melakukan skrining secara rutin.

4

St.Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou memperkenalkan  Keistimewaan Metode Minimal Invasif ,diantaranya; Terapi Intervensi pengobatan local kemoterapi dan embolisasi arteri atau metode minimal invasive lainnya efektif untuk untuk kanker serviks tingkat lanjut,mengatasi perawatan kekambuhan kanker dan kanker yang sulit di kontrol untuk kanker serviks stadium lanjut sebelum operasi. Setelah melakukan local kemoterapi, dapat diamati melalui biopsi, sel-sel kanker untuk berbagai tingkat nekrosis, degenerasi, metastasis, kelenjar getah bening semuanya mengalami perubahan yang sama. Secara bersamaan, terapi Embolisasi dapat meningkatkan tingkat reseksi operasi, berdampak kecil pada sistem kekebalan tubuh dan dapat mengontrol penyebaran dan pergerakan sel kanker pada pasien. Menurut kondisi pasien, anda dapat memilih Metode Penanaman Biji Partikel 125I. Para ahli berdasarkan terapi sebelumnya, jenis patologis tumor, tingkat keganasan dari sel-sel tumor dan faktor-faktor lain mertimbangkan energi partikel radioaktif dan pemilihan dosis, dengan penanaman biji partikel dapat menghancurkan tumor akan mengecilkan tumor. Penanaman radio partikel 125I untuk kanker serviks aman dan efektif, minimal invasif, lebih sedikit komplikasi, dan efek yang signifikan.

  Pada saat yang bersamaan dengan pengobatan kanker serviks, anda dapat menerapkan metode kombinasi pengobatan barat dan timur. St.Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou dalam melawan kanker serviks menggunakan obat-obatan tradisional China melakukan penelitian yang sistematis, penggabungan obat tradisional China dan minimal invasif, mencapai hasil yang memuaskan dalam pengobatan banyak pasien kanker serviks.

This entry was posted on 07/12/2017, in 未分类.

Terapi Natural Dan Vitamin C Dosis Tinggi – Meningkatkan Efektifitas Pengobatan Kanker

laboratory-main-news  

  Ahli Onkologi dari St.Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou menjelaskan prinsip kerja dari Terapi Vitamin C Dosis Tinggi, Panduan Terapi Minimal Invasif. Terapi Vitamin C Dosis Tinggi dan Terapi Natural –efektif anti kanker dua kali lipat meningkatkan kekebalan dayatahan tubuh dua kali lipat. Terapi Vitamin C Dosis Tinggi adalah terapi yang menggunakan dosis tinggi untuk jangka panjang. Vitamin C akan dimasukkan melalui infus atau suntikan di intravena untuk menghambat dan membunuh sel kanker.

  Gambaran Kombinasi Pengobatan Kemoradiasi dan Penggunaan Vitamin C Tunggal. Fungsi Vitamin C sendiri adalah untuk melawan kanker, dapat digunakan secara tunggal atau dikombinasikan dengan Terapi Natural ,kemoradioterapi untuk meningkatkan efektifitas obat kemoterapi. Kandungan tinggi Vitamin C dapat digunakan pada kanker stadium awal, menengah dan akhir. Sejak abad ke-21, Vitamin C dosis tinggi telah termasuk dalam pengobatan kombinasi kanker, penambah sensitivitas terhadap kemoterapi dan pengganti obat anti kanker terpenting.

  Terapi Vitamin C Untuk Pengobatan Kanker. Prinsip pengobatan terapi Vitamin C untuk kanker adalah menggunakan dosis tinggi untuk pengobatan jangka panjang. Terapi Vitamin C dosis tinggi dibagi menjadi pengobatan intensif dan pengobatan konsolidasi, yang mana pertama-tama bertujuan untuk membersihkan dan mengontrol tumor, kemudian mencegah kekambuhan dan metastase. Sedangkan saat dikombinasikan dengan kemoradioterapi, umumnya dosis vitamin C akan dikurangi, digunakan secara rutin setiap hari.

  Proses Pengobatan Kanker Terapi Vitamin C Dosis Tinggi. Keunggulan :

  1. Meningkatkan efektifitas kemoradioterapi, meminimalisir efek samping toksin

  2. Keamanan tinggi, tidak merusak sel-sel normal lainnya

  Membunuh sel kanker secara selektif, tanpa efek samping terhadap metabolisme dan fungsi organ.

  Gambaran Terapi Vitamin C Dosis Tinggi Mengobati Berbagai Kanker. Terapi Vitamin C dosis tinggi dapat digunakan pada berbagai pasien kanker, baik pada stadium menengah maupun akhir. Dapat meringankan gejala dermatitis, neuritis serta hemoragik enteritis yang disebabkan oleh radioterapi dan gangguan fungsi hati dan ginjal, anemia berat atau sindrom dispepsia gastrointestinal akibat kemoterapi.  Penggunaan kombinasi Terapi Vitamin C Dosis Tinggi dapat memperbaiki kualitas hidup pasien secara signifikan.

 St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou Metode Minimal Invasif  Terapi Vitamin C Dosis Tinggi dapat meningkatkan efektifitas pengobatan kanker dan membawa kesejahteraan bagi pasien kanker. St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou akan terus menerus mengembangkan teknologi baru, melakukan terobosan inovatif dan membawa harapan baru kepada para pasien dan keluarga pasien.

This entry was posted on 05/12/2017, in 未分类.

Gejala Kanker Serviks (Leher Rahim)

9-20120630092331b9.

 Kanker serviks disebabkan oleh human papillomavirus atau HPV. ada dua jenis virus HPV yang paling berbahaya, yaitu HPV 16 dan HPV 18. Kedua jenis virus ini yang menyebabkan 70 persen kasus kanker serviks

Beberapa pemeriksaan yang dianjurkan untuk memeriksa gejala-gejala Kanker Serviks,seperti; tes Pap Smear, USG ,computerized tomography (CT) scan, magnetic resonance imaging (MRI) dan positron emission tomography (PET)

Tes DNA HPV. Jika Anda berusia 30 tahun atau lebih, dokter juga dapat menggunakan tes laboratorium yang disebut tes DNA HPV untuk menentukan apakah Anda terinfeksi dengan salah satu jenis HPV yang paling mungkin menyebabkan kanker serviks. Seperti halnya tes Pap Smear, tes HPV DNA juga melibatkan pengambilan sampel sel dari leher rahim untuk pengujian laboratorium. Kemudian Anda mungkin menjalani pemeriksaan lebih mendetail untuk mendiagnosis kanker serviks. Supaya lebih akurat diagnosis kanker serviks, diperlukan langkah-langkah berikut: Pemeriksaan serviks. Pemeriksaan ini disebut kolposkopi, dokter akan menggunakan alat pembesar khusus (colposcope) untuk memeriksa sel-sel abnormal pada serviks. Jika dokter telah mengidentifikasi daerah yang abnormal, maka akan diambil sampel berupa secuil jaringan untuk analisis (biopsy). Biopsi kerucut (konisasi) disebut demikian karena mengambil sampel jaringan serviks berbentuk kerucut. hal ini akan memungkinkan dokter untuk mendapatkan lapisan lebih dalam dari sel leher rahim untuk pengujian laboratorium

Stadium kanker serviks antara lain:

  1. Stadium I. Kanker hanya terbatas pada serviks.
  2. Stadium II. Kanker pada tahap ini meliputi serviks dan vagina tetapi belum menyebar ke panggul sisi dinding atau bagian bawah vagina.
  3. Stadium III. Kanker pada tahap ini telah menyebar di luar leher rahim ke dinding panggul dan bagian bawah vagina.

Stadium IV. Pada tahap ini, kanker telah menyebar ke organ terdekat, seperti kandung kemih atau rektum, atau telah menyebar ke area lain dari tubuh, seperti paru-paru, hati dan tulang.
Pengobatan Gabungan Medis dan Herbal Cina tanpa operasi dan tanpa kemoradiasi yang disarankan oleh Ahli Oncologi Tim Medis MDT dari St.Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou menyarankan deteksi dini, diagnosis dini pencegahan dan pengobatan kanker untuk kanker Serviks  adalah faktor yang paling penting dan semakin dini diketahui sangat cepat pengobatan hasilnya lebih efektif. Dan untuk para survivor kanker  perkembangan internasional Medis lebih maju terdapat teknologi lebih canggih selain radiologi,kemoterapi,surgery, mengangkat seluruh rahim, disebut hysterectomy.masih ada cara lain yang lebih aman yaitu Terapi Minimal Invasif diantaranya;

  1. Terapi hormone Memberikan tambahan hormone progesterone untuk menghambat pertumbuhan sel-sel rahim. Atau dapat juga memberikan obat-obatan yang bertujuan mengurangi kadar hormone estrogen dalam tubuh.
  2. Nano knife adalah Terapi dalam proses pengobatan tumor atau kanker yang terletak di dekat pembuluh darah besar, saluran empedu, saluran pankreas, pembuluh darah portal dan lain-lain yang tidak dapat ditangani dengan pembedahan atau ablasi konvensional , dan pada kasus kanker prostat atau kanker yang terletak di dekat vertebral, operasi pembedahan dapat menyebabkan kerusakan saraf, menyebabkan kelumpuhan, gangguan fungsi organ dan lain-lain. Tetapi kelebihan dari Terapi Nanoknife tidak menimbulkan kerusakan pada saluran atau saraf, dapat disimpulkan bahwa Nanoknife aman dan efektif diterapkan pada kasus-kasus sulit yang disebutkan di atas, dan pada jenis-jenis kanker tersebut, metode ini belum dapat digantikan oleh metode yang lainnya.
  3.  Immunoterapi ,yaitu terapi meningkatkan kekebalan tubuh,dengan cara mengambil darah dari tubuh pasien sendiri, kemudian sel antikanker antibody dalam sel darah dipisahkan dan dikembangbiakkan di laboratorium selama 10 hari. Kemudian di masukkan kembali ke tubuh pasien melalui infuse intervena. Sel antikanker antibody bekerja dalam tubuh selain membunuh sel kanker juga merangsang sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi lebih banyak lagi sel-sel antikanker antibody dalam tubuh. Hal ini sangat efektif untuk mencegah kekambuhan dan menekan tumor supaya tidak metastasis.
  4. Metode Terapi Intervensi (kemo lokal),yaitu, melalui kateter kecil obat dibungkus dalam lesi pusat lokal tumor. Keistimewaannya yaitu, minimalis efek samping obat karena tidak melalui pembuluh darah intravena keseluruh organ tubuh. Dengan panduan CT-scant obat dihantar di masukkan ke pusat lesi tumor, dengan demikian konsentrasi obat bekerja di dalam tumor lebih efektif 8 kali lipat dari kemo biasa.
  5. Dan 18 Methode Terapi lainnya di St.Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou dapat membantu pasien menghindari operasi dengan trauma luka kecil hanya 2 mm (millimeter) hasil pengobatan lebih baik daripada surgery , efek samping minim kemoterapi, radioterapi, mendapatkan hasil pengobatan yang efektif ,bersifat jangka panjang mencegah kekambuhan dan meningkatkan kualitas kelangsungan hidup
This entry was posted on 04/12/2017, in 未分类.

St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou Berkontribusi di Bidang Medis Lebih dari 10 tahun

  Dalam perkembangan selama lebih dari 10 tahun, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou terus mengembangkan jajaran ahli medis terkemuka, memperkenalkan peralatan medis dan teknologi medis mutakhir; selain itu juga menciptakan 18 Teknologi Pengobatan Minimal Invasif dan metode terapi yang dikombinasikan dengan TCM, menggabungkan pengobatan dan perawatan kekebalan  tubuh, meningkatkan harapan hidup dan efektivitas pengobatan jangka panjang pada pasien. CEO organisasi anti-kanker non-pemerintah terbesar di dunia (UICC).Kemajuan yang dicapai St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou dalam pengobatan kanker berikut ini :

St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou. Pengobatan Minimal Invasif, Tim medis MDT, JCI, Pengobatan ke luar negeri, Tumor

  Multi-disciplinary Team (MDT), memberikan solusi pengobatan yang paling sesuai bagi pasien

  Tim Medis Multidisiplin (MDT) yang diterapkan St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, adalah sebuah tim yang terdiri dari ahli onkologi berbagai departemen medis seperti Intervensi, Radiologi, Traditional Chinese Medicine (TCM) dan departemen terkait lainnya yang berkumpul mendiskusikan rancangan pengobatan untuk efek pengobatan terbaik. Melalui kerjasama berbagai departemen, memberikan rancangan pengobatan yang paling optimal bagi pasien kanker, mengurangi biaya pengobatan mereka, secara efektif meningkatkan harapan hidup dan efektivitas pengobatan.

  Pengobatan Minimal Invasif, solusi untuk masalah yang tidak bisa diatasi dengan bedah konvensional

  Operasi, kemoterapi dan radioterapi dulu merupakan tiga metode konvensional utama untuk pengobatan tumor ganas. Namun bagi pasien kanker stadium lanjut yang tidak dapat dioperasi dan tidak dapat menahan pengaruh anestesi dan kemoradioterapi karena alasan fisik, pengobatan Minimal Invasif menjadi metode pengobatan pilihan bagi mereka. Selain Intervensi, Cryosurgery, NanoKnife, 3D Printed Template-Assisted Seed Implantation dan 18 teknologi pengobatan kanker lainnya, saat ini telah memperpanjang harapan hidup, meringankan penderitaan penyakit, serta meningkatkan kualitas hidup ribuan pasien kanker stadium lanjut dari lebih dari 20 negara dan wilayah.

3

  Traditional Chinese Medicine (TCM), mengoptimalkan efektivitas pengobatan

  Pengobatan Tradisional China memiliki sejarah panjang di China, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou memanfaatkan keunggulan khusus pengobatan tradisional China dalam mengobati kanker, membantu mengatur kekebalan tubuh pasien, memperbaiki lingkungan internal tubuh, mengurangi leukopenia, muntah-muntah dan gejala lain yang diakibatkan kemoradioterapi, memaksimalkan kemampuan pertahanan tubuh sehingga dapat menahan penyebaran sel kanker, meningkatkan efektivitas pengobatan, memperpanjang harapan hidup pasien kanker paru,kanker hati,kanker ginjal,kanker payudara,kanker lambung,kanker usus,kanker serviks,kanker rahim,kanker limpa dan lain-lain sebagainya.

timg5_看图王

  Lebih dari 60 value-added service, memberikan kehangatan seperti keluarga pada pasien

  Demi memenuhi kebutuhan rawat inap pasien asing, serta menciptakan lingkungan tinggal yang hangat dan nyaman bagi mereka, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou senantiasa mempertahankan prinsip “Kebutuhan pasien di atas segalanya”, menyediakan layanan ala pelayan rumah tangga, mengatasi berbagai masalah yang dialami pasien yang tinggal di rumah sakit. RS menciptakan lebih dari 60 value-added service yang sangat user-friendly, meliputi kebutuhan dasar (pakaian, makanan, tempat tinggal, transportasi), kesehatan, bahasa, hiburan, wisata, perayaan hari besar, tradisi, keyakinan agama dan aspek lainnya, juga dilengkapi dengan penerjemah bahasa Inggris, bahasa Indonesia, bahasa Thailand, bahasa Arab, bahasa Melayu, bahasa Vietnam, serta belasan bahasa lainnya yang tersedia 24 jam sehingga pasien asing tidak mengalami kendala komunikasi selama menjalani perawatan di RS.

St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou. Pengobatan Minimal Invasif, Tim medis MDT, JCI, Pengobatan ke luar negeri, Tumor

  Karena itu, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou mendapatkan kepercayaan dan dukungan dari banyak pasien dan media lokal dari Asia Tenggara. Dari tahun 2005 hingga kini, telah dibuka kantor perwakilan di Indonesia, Filipina, Thailand, Vietnam, Malaysia, Kamboja, negara Asia Tenggara lainnya serta Arab Saudi, senantiasa memegang prinsip “Medis tiada batas negara”, mengadakan seminar gratis pengobatan kanker Minimal Invasif secara rutin di berbagai daerah di Asia Tenggara, juga menyediakan layanan konsultasi, pengurusan visa dan paspor, serta layanan pengurusan keberangkatan lain bagi pasien, sehingga semakin banyak pasien asing yang yakin memilih pergi ke luar negeri untuk pengobatan kanker.

This entry was posted on 02/12/2017, in 未分类.